Tampilkan postingan dengan label Kuliner Palangkaraya. Tampilkan semua postingan
Jembatan Kahayan
Posted by Pro Rakyat in Kuliner Palangkaraya, Sarana Palangkaraya on Kamis, 23 April 2009
Siapa bilang Jembatan hanya sebagai Alat penyebrangan?
Jika berkunjung ke kota cantik Palangkaraya, mari mampir ke jembatan penyebrangan yang satu ini. Karena terbentang diatas sungai kahayan, maka jembatan ini dinamakan dengan jembatan Kahayan. Dulu jembatan ini menurut Rakyat Borneo Sekitar pernah runtuh. Namun dibangun kembali dengan sangat kokoh.
Jembatan ini, dimanfaatkan Rakyat Borneo Kota Palangkaraya sebagai tempat rekreasi. Siang hingga malam anda bisa mengunjungi tempat ini, karena pasti akan selalu ramai. Jika bosan sekedar menikmati Sungai Kahayan dari atas Jembatan. Dibawah, anda akan merasakan hal berbeda dengan bermain air dibawah jembatan. Disuguhi beberapa jajanan dan gorengan yang bisa anda nikmati. Hmm... Uniknya gorengan disini, anda tidak menikmati gorengan tersebut secara bulat-bulat seperti Bakwan, Tahu Isi dan Tempe. Terlebih Dahulu, gorengan tersebut akan di cincang dan dikuahi pates.
Disebrang Kota Palangkaraya, masih kawasan jembatan kahayan. Anda bisa menikmati jagung bakar yang pasti nya juga nikmat. Jika pada musim kemarau tiba, air sungai akan dangkal dan timbul lah pasir-pasir putih membentuk sebuah pantai, warga sekitar menyebutnya dengan Busung.
Dimalam hari, suasana tampak berubah. Jika disiang hari banyak anggota keluarga yang berkunjung. Kini muda-mudi Borneo Kota Palangkaraya menyerbu tempat ini. Itu dikarenakan suasana romantis yang ditimbulkan oleh sorot-sorot lampu jembatan Kahayan ini. Jika berkesempatan berkunjung kesini, Mari nikmati suasananya bersama Rakyat Borneo Kota Palangkaraya.
Selanjutnya - Jembatan Kahayan
Jika berkunjung ke kota cantik Palangkaraya, mari mampir ke jembatan penyebrangan yang satu ini. Karena terbentang diatas sungai kahayan, maka jembatan ini dinamakan dengan jembatan Kahayan. Dulu jembatan ini menurut Rakyat Borneo Sekitar pernah runtuh. Namun dibangun kembali dengan sangat kokoh.
Jembatan ini, dimanfaatkan Rakyat Borneo Kota Palangkaraya sebagai tempat rekreasi. Siang hingga malam anda bisa mengunjungi tempat ini, karena pasti akan selalu ramai. Jika bosan sekedar menikmati Sungai Kahayan dari atas Jembatan. Dibawah, anda akan merasakan hal berbeda dengan bermain air dibawah jembatan. Disuguhi beberapa jajanan dan gorengan yang bisa anda nikmati. Hmm... Uniknya gorengan disini, anda tidak menikmati gorengan tersebut secara bulat-bulat seperti Bakwan, Tahu Isi dan Tempe. Terlebih Dahulu, gorengan tersebut akan di cincang dan dikuahi pates.
Disebrang Kota Palangkaraya, masih kawasan jembatan kahayan. Anda bisa menikmati jagung bakar yang pasti nya juga nikmat. Jika pada musim kemarau tiba, air sungai akan dangkal dan timbul lah pasir-pasir putih membentuk sebuah pantai, warga sekitar menyebutnya dengan Busung.
Dimalam hari, suasana tampak berubah. Jika disiang hari banyak anggota keluarga yang berkunjung. Kini muda-mudi Borneo Kota Palangkaraya menyerbu tempat ini. Itu dikarenakan suasana romantis yang ditimbulkan oleh sorot-sorot lampu jembatan Kahayan ini. Jika berkesempatan berkunjung kesini, Mari nikmati suasananya bersama Rakyat Borneo Kota Palangkaraya.
Cafe-Cafe Torotoar
Posted by Pro Rakyat in Kuliner Palangkaraya, Sarana Palangkaraya
Bingung mencari tempat kuliner bagi muda-mudi Rakyat Borneo Kota Palangkaraya?
Sekarang, jika berkunjung kekota ini mari kita menuju bilangan yosudarso yang salah satu cabang dari Bundaran Besar Kota Palangkaraya. Torotoar yang tampak indah dan bersih disiang hari, berubah fungsi menjadi cafe-cafe tenda dimalam hari.
Dari arah Bundaran Besar, Sebelah kiri badan jalan berjajar jajanan malam seperti Seafood dan berbagai makanan jenis Indonesia. Sedangkan sebelah kanan nya ialah makanan-makanan ringan, minuman serta STMJ.
Cafe-cafe ini ternyata memberi kehidupan kota sepi ini ketikan dimalam hari, dengan penataan lokasi pembagian pendirian tenda cafe yang terkihat rapi dan bersih. Jika anda mampir ketempat ini, mungkin lebih banyak cafe tersebut menawarkan minuman STMJ. Sehingga masyarakat setempat menyebut cafe-cafe bilangan jalan yosudarso ini dengan STMJ.
Karena tempat ini memang favourite Rakyat Borneo kota palangkaraya, Lokasi Parkir STMJ hanya dipenuhi remaja, sedangkan pada bagian Seafood atau kuliner lainnya kebanyakan terisi oleh Orang dewasa atau keluarga yang ingin ingin menikmati makan malam.
Cafe-cafe torotoar ini, mirip sekali dengan foodcurt. Banyak pilihan, dan harus menyusuri sepanjang jalan Yosudarso untuk memilih sesuai selera. nah, kalau banyak bicara tentang makanan, jadi lapar nih....
Selanjutnya - Cafe-Cafe Torotoar
Sekarang, jika berkunjung kekota ini mari kita menuju bilangan yosudarso yang salah satu cabang dari Bundaran Besar Kota Palangkaraya. Torotoar yang tampak indah dan bersih disiang hari, berubah fungsi menjadi cafe-cafe tenda dimalam hari.
Dari arah Bundaran Besar, Sebelah kiri badan jalan berjajar jajanan malam seperti Seafood dan berbagai makanan jenis Indonesia. Sedangkan sebelah kanan nya ialah makanan-makanan ringan, minuman serta STMJ.
Cafe-cafe ini ternyata memberi kehidupan kota sepi ini ketikan dimalam hari, dengan penataan lokasi pembagian pendirian tenda cafe yang terkihat rapi dan bersih. Jika anda mampir ketempat ini, mungkin lebih banyak cafe tersebut menawarkan minuman STMJ. Sehingga masyarakat setempat menyebut cafe-cafe bilangan jalan yosudarso ini dengan STMJ.
Karena tempat ini memang favourite Rakyat Borneo kota palangkaraya, Lokasi Parkir STMJ hanya dipenuhi remaja, sedangkan pada bagian Seafood atau kuliner lainnya kebanyakan terisi oleh Orang dewasa atau keluarga yang ingin ingin menikmati makan malam.
Cafe-cafe torotoar ini, mirip sekali dengan foodcurt. Banyak pilihan, dan harus menyusuri sepanjang jalan Yosudarso untuk memilih sesuai selera. nah, kalau banyak bicara tentang makanan, jadi lapar nih....



